logo Kompas.id
DeskSejumlah Warga di Magelang Curi Kesempatan Gelar Hajatan

Sejumlah Warga di Magelang Curi Kesempatan Gelar Hajatan

Selama masa PPKM darurat, masyarakat Kabupaten Magelang dilarang menggelar hajatan. Namun, realitanya, masih ada saja warga yang mencuri-curi kesempatan menggelar hajatan dan berharap tidak ketahuan aparat.

Oleh
REGINA RUKMORINI
· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO

Budayawan Sutanto Mendut berpidato sebelum pementasan wayang dengan lakon ”Pandawa Gumolong” di Studio Mendut, Mungkid, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (14/3/2021). Pementasan wayang karya Sujono tersebut dipimpin oleh Dalang Sih Agung Prasetya. Selain sebagai sarana eksplorasi kesenian wayang, pementasan wayang tersebut juga ditujukan untuk sosialiasasi pentingnya vaksinasi untuk mengakhiri pandemi Covid-19.

MAGELANG, KOMPAS — Di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat, masih ada warga di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, yang nekat menggelar hajatan. Acara tersebut digelar di berbagai tempat, mulai dari restoran hingga rumah warga, dengan mengundang banyak tamu. Satuan polisi pamong praja dan kepolisian menindak tegas aktivitas tersebut.

Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Magelang Margono mengatakan, menyesuaikan aturan pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Magelang mengeluarkan aturan untuk melarang setiap penyelenggaraan hajatan. Meski demikian, dalam pelaksanaan di lapangan, warga tetap berupaya mencuri-curi kesempatan.

Editor:
Gregorius Magnus Finesso
Bagikan