logo Kompas.id
DeskPariwisata Perlu Terobosan Kebijakan agar Tetap Hidup

Pariwisata Perlu Terobosan Kebijakan agar Tetap Hidup

Sejumlah akademisi dan pelaku usaha berharap pemerintah mencari terobosan untuk menjaga agar sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa tetap hidup di tengah pandemi Covid-19. Beberapa cara bisa ditempuh sebagai solusi.

Oleh Mediana
· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Bahana Patria Gupta

Jip yang mengangkut wisatawan menunggu di lautan pasir di kaki Gunung Bromo, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Minggu (30/5/2021). Kegiatan wisata di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sempat ditutup sementara pada 13-23 Mei 2021 guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 pada libur Lebaran 2021. Kapasitas pengunjung saat ini dibatasi 1.634 orang per hari dan tiket harus dibeli secara daring.

JAKARTA, KOMPAS — Pandemi Covid-19 yang tidak menentu mendorong pembatasan pergerakan masyarakat terus dijalankan guna meredam penularan. Pemerintah diharapkan punya terobosan kebijakan agar sektor industri pariwisata dan ekonomi kreatif tetap bisa hidup.

Dosen Universitas Prasetiya Mulya, M Setiawan Kusmulyono, Kamis (3/6/2021), di Jakarta, berpendapat, ada empat kunci yang seharusnya dipertimbangkan pemerintah saat ini, yaitu pariwisata teritorial, digitalisasi, kolaborasi, dan insentif usaha. Pariwisata teritorial berarti pariwisata dalam area tertentu saja, seperti Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi), Gerbangkertasusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan), Medan Raya, serta Joglosemar (Yogyakarta, Solo, dan Semarang).

Editor: Mukhamad Kurniawan
Bagikan
Memuat data..