logo Kompas.id
CerpenBahtera Arwah Farokh Semyonovich

Bahtera Arwah Farokh Semyonovich

Semua manusia yang tadi berdoa kini terbakar dan menjerit-jerit menjadi abu. Abu doa-doa. Doa mengirimkan mereka ke neraka.

Oleh Sarita Rahel Diang Kameluh
· 2 menit baca

Malam sebelumnya, ada mufakat gencatan senjata dari kedua belah pihak. Satu peleton serta seorang kapten sedang mengadakan Liturgi Suci di dalam tenda bersama seorang pendeta Athos. Kereta pedati mendekat, dikekang oleh seorang remaja Kumyk berusia 15 tahun. Bocah itu kehilangan kedua orang tua dan abangnya di suatu pertempuran di Gunib, sebuah aul di Dagestan. Kepalanya terngiang oleh ucapan imamnya, “‘kau akan bertemu ayah, ibumu dan abangmu di surga jika kau berjihad di jalan Allah.’” Dan bagi bocah yang lukanya masih basah, rasa gamang itu begitu menambatkan cucuran darahnya.

Bocah dengan pedati itu lalu menyalakan sumbu dengan korek api, berpacu ke arah tenda tentara yang sedang mengadakan liturgi. Pedati dengan karung berisi bubuk mesiu itu meletus ketika kuda menubruk tenda. Jeritan Tuhan Maha Besar dari mulutnya memecah langit. Ledakan besar mengiringi. Semua manusia yang tadi berdoa kini terbakar dan menjerit-jerit menjadi abu. Abu doa-doa. Doa mengirimkan mereka ke neraka. Pihak Rusia pun murka dengan berita ini. Perang kembali berkecamuk di barat.

Di Volgograd terdapat kejadian serupa, hanya kali ini pelakunya terdiri dari lima orang yang datang dengan pedati di pasar yang terletak di ujung Sovetskaya Ul dan Komsomolskaya Ul. Pagi itu orang-orang berhuru-hara seperti biasa, mengangkut bahan pangan mulai dari semangka Astrakhan hingga ikan-ikan Sungai Volga. Seketika pedati yang mencongklang sempoyongan itu menghambur di pasar hingga beberapa orang jatuh terluka-luka.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Maria Susy Berindra
Memuat data..