logo Kompas.id
BukuMenyusuri Jalur Kereta Api Perintis

Menyusuri Jalur Kereta Api Perintis

Keberadaan jaringan kereta api yang dirintis kolonial Belanda kini dilanjutkan PT KAI pengembangannya. Pemerintah terus membangun jalur kereta api baru dan tidak terbatas di Pulau Jawa.

Oleh MARTINUS DANANG
· 1 menit baca
Memuat data...

Sampul buku Melintasi Seribus Stasiun karya J Osdar.

Pembangunan rel kereta api Indonesia di mulai pada tahun 1864. Rute yang dibangun selama sepuluh tahun dari 17 Maret 1864-1 Januari 1873 ini menghubungkan wilayah Semarang melewati Solo dan berakhir di Yogyakarta. Inilah cikal-bakal pengembangan jalur kereta besi lainnya di Jawa.

Adalah W Poolman, pengusaha perkebunan asal Belanda, yang memelopori kehadiran kereta api di Indonesia. Meskipun harus menembus banyak rintangan baik secara politik maupun ekonomi, ia meyakini keberadaan kereta api di tanah Jawa memberikan keuntungan besar seiring tingginya mobilitas.

Jadilah Bagian dari Jurnalisme Berkualitas Belum selesai baca berita ini? Selesaikan dengan berlangganan konten digital premium Kompas.
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Kompas Digital Premium 12 Bulan (Hemat 40%)
Rp 360.000 /Tahun
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Hemat 40%
POPULER
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Kompas Digital Premium 1 Bulan
Rp 50.000 /Bulan
BERLANGGANAN
atau biarkan Google mengelola langganan Anda untuk paket ini:
Akses tak terbatas Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Kompas Digital Premium & Koran
Kompas Digital Premium & Koran
Rp 108.000 /Bulan
BERLANGGANAN
Akses tak terbatas di Kompas.id (web & app)
Berita digital tanpa iklan pop-up
30 arsip terbaru ePaper Kompas
Artikel Opini eksklusif
Multiplatform, akses Kompas.id melalui laptop, ponsel, ataupun tablet
Pengiriman koran Kompas edisi cetak ke rumah Anda
Editor: Yohanes Krisnawan
Memuat data..