logo Kompas.id
Bebas AksesJIS Akan Terkoneksi dengan...

JIS Akan Terkoneksi dengan Tiga Jenis Moda Angkutan Umum

Dishub DKI Jakarta memastikan JIS akan terhubung dengan layanan tiga jenis angkutan umum, yaitu Transjakarta, KRL, dan LRT Jakarta. Transjakarta sudah uji coba layanan, KRL dan LRT Jakarta tengah persiapan layanan.

Oleh
HELENA FRANSISCA NABABAN
· 2 menit baca
Foto udara pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (18/11/2021).
KOMPAS/AGUS SUSANTO

Foto udara pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (18/11/2021).

JAKARTA, KOMPAS — Dinas Perhubungan DKI Jakarta memastikan Jakarta International Stadium akan terhubung dengan tiga moda angkutan umum. Ketiga moda tersebut adalah Transjakarta, kereta komuter atau KRL Jabodetabek, dan LRT Jakarta. Saat ini, Transjakarta sedang menguji coba rute, sementara KRL dan LRT Jakarta sedang dalam persiapan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, Kamis (20/1/2022), menjelaskan, sesuai perencanaan, kawasan Jakarta International Stadium (JIS) akan diintegrasikan dengan ketiga moda angkutan umum massal yang telah ada di Jakarta.

Baca juga : Jakarta International Stadium Dipastikan Rampung Maret 2022

Sampai saat ini, yang sudah memulai uji coba layanan adalah Transjakarta. Mulai awal Desember 2021, Transjakarta menguji coba layanan dari JIS ke Harmoni. Kemudian, kata Syafrin, Transjakarta akan membuka koridor baru, yaitu mulai dari JIS sampai dengan Senen.

Manajer Proyek JIS PT Jakarta Propertindo Arry Wibowo menambahkan, untuk layanan Transjakarta, saat ini di area ramp barat stadion sudah ada halte Transjakarta. Halte itu saat ini melayani operasional Transjakarta koridor 14 dari Harmoni ke JIS.

Untuk kereta komuter, lanjut Syafrin, akan dibangun stasiun KRL di JIS. Sesuai rencana, akan ada dua stasiun yang dibangun, yaitu di JIS sisi timur dan JIS sisi barat. ”Setelah dari Tanjung Priok, bertemu di arah timur adalah Stasiun KRL JIS sisi timur. Kemudian bergeser sedikit di JIS sisi barat,” ujar Syafrin.

Pekerja melakukan perawatan rumput di luar Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (16/6/2021).
KOMPAS/AGUS SUSANTO

Pekerja melakukan perawatan rumput di luar Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (16/6/2021).

Untuk bisa melakukan pembangunan, diperlukan studi kelayakan (feasibility study) dan rancangan teknis detail (detail engineering design). Syafrin menyebutkan, pada tahun ini biaya untuk melakukan studi kelayakan dan rancangan teknis detail itu sudah dianggarkan di Dishub DKI Jakarta.

Baca juga : Pembangunan Stasiun KRL di JIS Tengah Dikaji

Adapun akses KRL dengan JIS saat ini sedang dibahas dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. ”Namun, sambil menunggu pembangunan ini, kami akan membangun shelter KRL yang rencananya letaknya di stasiun JIS sisi barat. Setelah shelter KRL terbangun, layanan ke JIS bisa dilayani KRL langsung turun di shelter KRL di JIS sisi barat,” kata Syafrin.

Berikutnya akan ada integrasi antara angkutan umum dan LRT Jakpro. Trasenya mulai dari Kelapa Gading sampai JIS.

Arry menambahkan, untuk layanan KRL itu, JIS akan terintegrasi dengan stasiun KRL yang menghubungkan layanan dari Jatinegara ke Tanjung Priok. ”Kalau saat ini, stasiun yang melayani ada di Ancol dan Tanjung Priok. Nanti di lintasan itu akan ada stasiun yang terintegrasi dan memiliki akses langsung ke JIS,” ujarnya.

Angkutan umum lainnya yang tengah berproses adalah LRT Jakarta fase 2. ”Berikutnya akan ada integrasi antara angkutan umum dan LRT Jakpro. Trasenya mulai dari Kelapa Gading sampai JIS. Trase ini sudah mendapatkan persetujuan dari Menteri Perhubungan dan sekarang penetapan trase dari Gubernur DKI Jakarta,” kata Syafrin.

Editor:
NELI TRIANA
Bagikan