logo Kompas.id
Ilmu Pengetahuan & TeknologiCegah Pandemi Berikutnya, Hentikan Perdagangan Satwa Liar

Cegah Pandemi Berikutnya, Hentikan Perdagangan Satwa Liar

Pandemi di masa depan bisa lebih mematikan. Karena itu, perlu ada pengaturan ketat untuk menghentikan perdagangan satwa liar, melindungi habitat, dan mengurangi interaksi antara manusia dan satwa liar serta ternak.

· 1 menit baca
Memuat data...
Kompas/Bahana Patria Gupta

Petugas membawa julang emas (Rhyticeros undulatus), satu dari sejumlah hewan yang dihadirkan dalam rilis Penanganan Tindak Pidana Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem oleh Ditreskrimsus Polda Jawa Timur di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur, Senin (4/2/2020). Kepolisian mengamankan 5 tersangka serta menghadirkan 33 ekor dari 11 jenis satwa dilindungi dalam rilis tersebut. Modus kejahatan menjual satwa via daring.

JAKARTA, KOMPAS — Banyak penyakit menular seperti Covid-19 awalnya terdapat di hewan dengan konsekuensi serius bagi manusia. Untuk menghindari pandemi di masa depan yang bisa lebih mematikan, diperlukan pengaturan ketat untuk menghentikan perdagangan satwa liar, melindungi habitat, dan mengurangi interaksi antara manusia dan satwa liar serta ternak.

Demikian kesimpulan dari studi yang dipublikasikan di jurnal Trends in Ecology & Evolution dan dirilis di eurekalert.org pada 17 November 2020. Dalam kajian ini disebutkan penyakit menular yang disebabkan patogen, seperti bakteri, virus, atau parasit—yang berpindah dari hewan ke manusia dikenal sebagai ”zoonosis”.

Editor: Evy Rachmawati
Bagikan
Memuat data..