logo Kompas.id
β€Ί
Bebas Aksesβ€ΊKerja Sama WWF Indonesia...

Kerja Sama WWF Indonesia Diputus, Nasib Badak Pahu Dipertaruhkan

Keputusan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memutus perjanjian kerja sama dengan WWF Indonesia berdampak pada penyelamatan badak sumatera dan sejumlah upaya konservasi lainnya.

Oleh
ICHWAN SUSANTO
Β· 1 menit baca
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/BRjG4gehdderBI0VL2M5bUZDeo8=/1024x576/https%3A%2F%2Fkompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F01%2F20181129_WWF-Indonesia_Ridho-Hafizh_04_1543493325.jpg
WWF INDONESIA/RIDHO HAFIZH ZAINUR RIDHA

Satu anak badak sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) betina yang diberi nama Pahu tertangkap dalam jebakan yang disiapkan petugas di Kutai Barat, Kalimantan Timur. Badak tersebut masuk ke dalam pit trap (lubang jebakan) yang berada dekat aliran anak sungai Tunuq.

JAKARTA, KOMPAS β€” Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memutus perjanjian kerja sama dengan WWF Indonesia yang dimulai sejak 1998 dan akan berakhir 2023. Implikasi pemutusan hubungan kerja sama ini berpotensi berbuntut panjang, terutama pada upaya-upaya konservasi di lapangan.

Beberapa proyek penting yang terlibat langsung yaitu penyelamatan badak sumatera di Kalimantan Timur. Pada 2018, seekor badak sumatera di Kutai Barat yang diberi nama Pahu tertangkap dan dipindahkan dalam karantina. Operasi dan pembiayaan perawatan beserta staf profesional didukung utama oleh Yayasan WWF Indonesia.

Editor:
yovitaarika
Bagikan