logo Kompas.id
Artikel OpiniRefleksi Tiga Bulan Perang...

Refleksi Tiga Bulan Perang Rusia-Ukraina dan Dampaknya pada KTT G20

Pertemuan G20 akan diadakan saat tensi perang Rusia-Ukraina masih sangat tinggi. Pemerintah Indonesia harus menyadari bahwa G20 tahun ini tidak bisa lagi berjalan normal.

Oleh
RADITYO DHARMAPUTRA
· 1 menit baca
Ilustrasi
SUPRIYANTO

Ilustrasi

Selasa, 24 Mei 2022, tepat menandai tiga bulan invasi Rusia ke Ukraina yang telah menimbulkan perang berkepanjangan dan tragedi kemanusiaan yang terus terjadi. Perhatian masyarakat Indonesia yang awalnya cukup serius membahas perang ini mulai teralihkan dengan banyaknya isu lain. Namun, penting rasanya memulai bulan ketiga perang Rusia-Ukraina ini dengan beberapa refleksi mengenai dampak perang ini dan konsekuensinya bagi politik internasional, termasuk kemungkinan efeknya pada KTT G20 di Bali, November mendatang.

Pertama, semakin jelas bahwa invasi Rusia ke Ukraina tidak terlalu terkait dengan perluasan keanggotaan NATO. Kalau sejak awal invasi Rusia adalah upaya menyeimbangkan posisi NATO, maka Presiden Rusia Vladimir Putin sudah melakukan kesalahan fatal karena justru menguatkan solidaritas NATO. Perubahan sikap Finlandia dan Swedia yang memutuskan secara bersama mengajukan aplikasi keanggotaan NATO pada 18 Mei lalu menunjukkan indikasi nyata penguatan arti penting NATO bagi negara-negara Eropa.

Editor:
YOVITA ARIKA
Bagikan