logo Kompas.id
Artikel OpiniArah Subsidi BBM dan Tren...

Arah Subsidi BBM dan Tren Transisi Energi

Subsidi energi terus naik setiap tahun dan menekan APBN. Tantangan strategis SDGs bidang energi untuk Indonesia menyelaraskan aspek akses dan keterjangkauan terhadap energi dengan peningkatan proporsi energi terbarukan.

Oleh
IRNANDA LAKSANAWAN
· 1 menit baca
HERYUNANTO

Subsidi energi yang dikeluarkan pemerintah terus mengalami kenaikan setiap tahun. Dalam periode 2017-2022, subsidi BBM dan elpiji sudah melampaui Rp 100 triliun per tahun. Untuk 2022, pemerintah telah mematok anggaran subsidi energi, yang terdiri dari BBM, elpiji, dan listrik, sebesar Rp 134 triliun atau 7,2 persen dari APBN 2022.

Kenaikan subsidi energi dipengaruhi oleh perkembangan asumsi dasar ekonomi makro, yaitu harga minyak mentah Indonesia (ICP) dan nilai tukar rupiah, volume konsumsi, serta pembayaran kekurangan subsidi pada tahun-tahun sebelumnya.

Editor:
SRI HARTATI SAMHADI, YOHANES KRISNAWAN
Bagikan