logo Kompas.id
Artikel OpiniIredentisme di Ukraina

Iredentisme di Ukraina

Faktor sejarah dan ideologi merupakan faktor utama dalam situasi Ukraina sekarang ini, bukan soal ekspansi NATO dan EU. Terlebih lagi adanya pandangan bahwa ini adalah upaya kalibrasi geopolitik dunia.

Oleh
ARIF HAVAS OEGROSENO
· 1 menit baca
HERYUNANTO

Pada 2014, Prof John Mearsheimer dari Universitas Chicago, pencetus teori offensive realism menyatakan bahwa sikap Rusia terhadap Ukraina adalah akibat ekspansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan Uni Eropa (UE) ke Eropa Timur.

Teori ini dinilai terlalu sederhana dan bahkan banyak kesalahan fakta, terutama salah baca sejarah Eropa. Teori yang dibahas pakar dunia delapan tahun lalu itu kini baru berkembang di Indonesia. ”It is better late than never” (lebih baik terlambat daripada tidak pernah), tampaknya.

Editor:
SRI HARTATI SAMHADI, YOHANES KRISNAWAN
Bagikan