logo Kompas.id
β€Ί
Artikel Opiniβ€ΊPerang Generasi Ke-6 dan...
Iklan

Perang Generasi Ke-6 dan Kualitas SDM

Kecanggihan teknologi membawa kita dihadapkan pada perang generasi ke-6, yaitu perang yang melibatkan teknologi terkini, kecerdasan buatan, satelit, dan robotik. Peningkatan kualitas SDM mutlak.

Oleh
ADJIE SURADJI
Β· 1 menit baca
Ilustrasi
Supriyanto

Ilustrasi

Kekhawatiran ketegangan geopolitik di Ukraina telah berubah menjadi ketakutan, menyusul invasi skala besar Rusia (24/2/2022), hingga memicu terjadinya perang. Di era postmodernisme ini, perang fisik seperti yang terjadi di Afghanistan, Suriah dan beberapa negara Timur Tengah lainnya sebenarnya sudah mulai ditinggalkan. Kecanggihan teknologi membawa masyarakat dunia akan dihadapkan pada perang generasi ke-6, yaitu perang yang melibatkan teknologi terkini, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), satelit, dan robotik.

Ini mengisyaratkan bahwa perang sudah melampaui cara-cara konvensional, tak harus lagi saling berhadapan atau face to face seperti terjadi dalam perang generasi pertama. Meskipun di beberapa belahan dunia masih terjadi perang ”klasik” tersebut, itu lebih bersifat sektoral dan hanya dalam konflik skala lokal (Afghanistan, Suriah, Yaman, hingga Sudan, dan Etiopia).

Editor:
YOVITA ARIKA
Bagikan