logo Kompas.id
Arsip KompasMonarki Malaysia dan Simbolisme Kekuasaan

Monarki Malaysia dan Simbolisme Kekuasaan

Pelantikan Sultan Ahmad Shah dalam upacara tradisional menjadi Yang Dipertuan Agung atau Raja Ketujuh Malaysia 10 Juli 1980 ditandai pengangkatan keris kerajaan oleh Ahmad Shah ke dahinya Raja Malaysia dan keris adalah dua rupa yang tak terpisahkan Sultan Ahmad Shah dari Pahang itu menerima k

· 1 menit baca
Memuat data...
KOMPAS/RAT

Yang Dipertuan Agong Malaysia Sultan Haji Ahmad Syah dan Presiden Soeharto beramah-tamah di Ruang Jepara Istana Merdeka, Jakarta,  Jumat petang. Momen ini direkam Harian Kompas 21 Agustus 1981.

Pelantikan Sultan Ahmad Shah dalam upacara tradisional menjadi Yang Dipertuan Agung atau Raja Ketujuh Malaysia, 10 Juli 1980, ditandai pengangkatan keris kerajaan oleh Ahmad Shah ke dahinya. Raja Malaysia dan keris adalah dua rupa yang tak terpisahkan.

Sultan Ahmad Shah dari Pahang itu menerima keris dan mengangkatnya ke dahinya di Istana Nasional Kuala Lumpur, Kamis (10/7/1980). Upacara itu disebut pelantikan, bukan penobatan, karena puncak acaranya berupa pengangkatan keris ke dahi, bukan peletakan mahkota (Kompas, 11/7/1980).

Editor:
Bagikan
Memuat data..