TajaSinergi Hadapi Pandemi, BI Jateng Beri Ambulans dan Jadikan Undip Duta QRIS Kampus

Sinergi Hadapi Pandemi, BI Jateng Beri Ambulans dan Jadikan Undip Duta QRIS Kampus

Pada Senin (6/12/2021) Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah melakukan penyerahan bantuan 2 unit ambulans kepada Universitas Diponegoro (Undip) yang sedianya akan dimanfaatkan untuk memfasilitasi kebutuhan pelayanan di lingkungan Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) dan Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa) Undip.

Memuat data...

Kepala KPw BI Provinsi Jawa Tengah Pribadi Santoso bersama Rektor Universitas Diponegoro Yos Johan Utama dalam kegiatan seremonial serah terima ambulans.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah senantiasa bersinergi dengan berbagai stakeholder untuk mendukung penanganan Covid-19 di Kota Semarang. Sinergi yang dimaksud diwujudkan antara lain melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) yang diselaraskan dengan program BI Mengajar.

Kepala KPw BI Provinsi Jawa tengah Pribadi Santoso mengamini bahwa bantuan tersebut merupakan lanjutan dari kegiatan BI Mengajar di Undip. Terutama untuk membantu meningkatkan ketersediaan fasilitas kesehatan sebagai upaya mitigasi naiknya kembali kasus Covid-19. Kontribusi positif Bank Indonesia ini diharapkan dapat bermanfaat secara optimal untuk peningkatan fasilitas kesehatan di lingkungan Universitas Diponegoro, khususnya di Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) dan Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa) Undip.

https://d2huqozv2aqnkj.cloudfront.net/wp-content/uploads//2021/12/0712-BI-JATENG_TAJA-FOTO-3-768x412.jpg

Peluncuran program duta QRIS

Dalam kesempatan yang sama Undip juga terpilih untuk menjalankan pilot project program Duta Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Dengan terpilihnya Undip diharapkan dapat menyebarluaskan pemanfaatan sistem QRIS di lingkungan perguruan tinggi.

Rektor Undip Yos Johan Utama menjelaskan bahwa sivitas akademika di Undip sudah terbiasa menggunakan teknologi QRIS. Saat ini, piloting kanal pembayaran digital QRIS telah diimplementasikan sejak akhir September 2021 oleh kalangan internal Undip berupa pembayaran denda keterlambatan hingga pembayaran sewa rumah susun mahasiswa (Rusunawa) maupun oleh kalangan eksternal, seperti pembayaran di SPBU Undip dan Undip Inn (penginapan Undip).

Bank Indonesia juga berharap sektor pendidikan juga dapat terus menerapkan digitalisasi. Saat ini, akademisi, khususnya di Undip, telah fasih dalam memanfaatkan teknologi dengan menggunakan metode pembelajaran digital sehingga penerapan digitalisasi ini diharapkan tidak hanya di sektor pembelajaran, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari pun dapat mengoptimalkan pemanfataan teknologi tersebut. Salah satunya melalui kanal pembayaran nontunai.

Memuat data...

Kiri ke kanan: Kepala KPw BI Provinsi Jawa Tengah Pribadi Santoso bersama Rektor Universitas Diponegoro Yos Johan Utama sesaat setelah menandatangai nota kesepahaman Duta QRIS Campus.

“Peran milenial akan sangat besar, dengan penetrasi di Jawa Tengah yang lumayan tinggi untuk internet, kami berharap pilot project ini bisa semakin berkembang, sehingga kita bisa bertransaksi nontunai secara aman, tidak hanya di masa pandemic, tapi juga mengantisipasi di masa mendatang,” ujar Pribadi saat memberikan kata sambutan.

Dengan dicanangkannya Undip sebagai Duta QRIS hari ini serta dimulainya pembelajaran tatap muka, volume transaksi QRIS di wilayah Undip dapat terus meningkat dan dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh seluruh pengguna, baik di kalangan internal maupun eksternal Undip. Ke depan, harapannya seluruh ekosistem pembayaran yang ada di Undip juga dapat juga memanfaatkan kanal pembayaran digital QRIS dalam setiap kegiatannya agar dapat semakin mendukung proses pembayaran secara cepat, mudah, murah, aman, dan andal (Cemumuah). [AYA]

 

Memuat data...
Artikel ini merupakan kerja sama harian Kompas dengan Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Tengah..