TajaMenteri PUPR: Terus Lakukan Diskusi untuk Kembangkan Inovasi Pembiayaan Infrastruktur

Menteri PUPR: Terus Lakukan Diskusi untuk Kembangkan Inovasi Pembiayaan Infrastruktur

https://d2huqozv2aqnkj.cloudfront.net/wp-content/uploads//2022/12/011222-TAJA-KEMENPUPR-3-768x432.jpeg
DOK KEMENTERIAN PUPR

Penandatanganan Cooperation Framework Agreement on the Variable Capital Company for Infrastructure Investment Projects in Indonesia, Kamis (1/12/2022).

Kreativitas adalah keharusan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia, termasuk harus kreatif dalam hal pembiayaan. Oleh sebab itu, anak-anak muda Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang menjadi masa depan PUPR harus memahami betul tentang seluk-beluk pembiayaan.

Hal itu diungkapkan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam acara puncak Creative Infrastructure Financing (CreatiFF) Day 2022 di Jakarta, Kamis (1/12/2022). Basuki mendorong jajaran PUPR untuk terus belajar dan mengembangkan inovasi skema pembiayaan infrastruktur di luar APBN.

Menurut Basuki, ada banyak skema pembiayaan alternatif untuk infrastruktur. “Saya berharap akan kita lakukan terus diskusi terkait skema-skema yang terus berkembang. Terutama di Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR untuk bisa mendorong dan mengisi celah-celah kekurangan pembiayaan dalam pembangunan infrastruktur terutama untuk percepatannya."

Pada kesempatan ini ,juga dilaksanakan penandatanganan Cooperation Framework Agreement on the Variable Capital Company for Infrastructure Investment Projects in Indonesia dengan CRCCII yang dilakukan oleh Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan dengan Vice President CRCC International Investment Co Ltd. Tujuannya untuk pembentukan fund variable capital company untuk pembiayaan infrastruktur bidang PUPR.

Pada kesempatan terpisah, Kementerian PUPR menyebutkan terdapat sejumlah target minor pembangunan infrastruktur yang tidak terpenuhi pada 2022. Di antaranya, pembangunan 50 ribu kilometer jalan nasional yang pengerjaannya dialihkan ke 2023. Adapun target-target prioritas atau utama dalam pembangunan infrastruktur berhasil dirampungkan hingga akhir tahun ini oleh Kementerian PUPR.

Tertundanya pengerjaan infrastruktur tersebut dipengaruhi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Hal ini berpengaruh pada naiknya harga sejumlah material bangunan. Terlebih 17 persen dari komponen harga bahan bangunan ditentukan dari sisi transportasi, dan penyesuaian ini lumayan besar.

Dengan keadaan tersebut, Menteri PUPR berharap, melalui agenda CreatiFF Day 2022, generasi muda PUPR dapat mengetahui dan berbagi ide tentang beragam inovasi pembiayaan pembangunan infrastruktur. [*]

Memuat data...
Artikel ini merupakan kerja sama harian Kompas dengan Kementerian PUPR.
Iklan