logo Kompas.id
TajaKetua Harian Dekranas Harapkan...

Ketua Harian Dekranas Harapkan Dukungan Peningkatan Kapasitas Pelaku UMKM

Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian berharap seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) dapat mendukung peningkatan kapasitas pelaku UMKM.

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia
Artikel ini merupakan kerja sama antara harian Kompas dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
· 2 menit baca
Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian
DOK KEMENDAGRI

Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian didampingi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Solo Selvi Ananda berfoto bersama dengan peserta Forum Peningkatan Kompetensi UMKM bersama Perempuan yang digelar di Ndalem Wuryaningratan, Solo, Jawa Tengah, pada Selasa (14/5/2024).

Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Tri Tito Karnavian berharap seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) dapat mendukung peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Upaya tersebut, ujar Tito, telah dilakukan di seluruh Indonesia, termasuk oleh Kementerian Investasi yang memiliki program di Provinsi Aceh dan Kota Solo, Jawa Tengah.

Tri mendorong semua pemangku kepentingan menjalankan program serupa lebih sering di Kota Solo. Terlebih, Kota Solo masuk Jaringan Kota Kreatif Dunia versi Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) dengan ciri khas kerajinan tangan dan kesenian rakyat.

“Kami harapkan demikian, tidak hanya Dekranas yang melakukan kegiatan di Solo, tetapi juga seluruh komponen. Di luar pemerintah, seperti Kadin, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, BUMN, harapannya dengan adanya kegiatan ini mendorong instansi lain untuk berbuat yang sama,” ujarnya dalam Forum Peningkatan Kompetensi UMKM bersama Perempuan di Ndalem Wuryaningratan, Solo, Selasa (14/5/2024).

Menurut Tri, sektor UMKM menyumbang 61 persen Produk Domestik Bruto (PDB) di Indonesia. Jumlah UMKM sempat turun akibat pandemi Covid-19, lalu meningkat menjadi 66 juta pelaku UMKM pada 2023. “UMKM kriya sesuai data UKM Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia menjadi bagian 6 subsektor ekonomi kreatif. UMKM kriya menyumbang 16 persen dari ekonomi kreatif,” jelas dia.

Sementara itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Solo Selvi Ananda membenarkan bahwa Solo telah masuk Jaringan Kota Kreatif Dunia versi UNESCO. Oleh karena itu, dirinya mendorong semua pemangku kepentingan mendukung peningkatan kapasitas UMKM di Kota Solo.

“Ya, nanti kami lihat ke depannya, kami ingin lebih banyak forum-forum seperti ini agar lebih mengedukasi UMKM, menambah pengetahuan UMKM lagi sehingga punya skill dan bekal lagi untuk UMKM,” jelasnya.

Adapun Forum Peningkatan Kompetensi UMKM bersama Perempuan digelar Dekranas bekerja sama dengan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta Pemerintah Kota Solo.

Forum tersebut merupakan rangkaian peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-44 Dekranas. Sebanyak 300 orang perempuan menjadi peserta. Mereka menjalankan usaha kriya, busana, kuliner, dan lainnya. Para narasumber yang hadir dalam forum ini menyampaikan sejumlah materi, yakni mengenai pengembangan UMKM yang dijalankan perempuan, cerita sukses UMKM perempuan, dan akselerasi bisnis melalui perizinan.

Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000