TajaKementerian PUPR Serahkan Penghargaan atas Dukungan Penyaluran BP2BT

Kementerian PUPR Serahkan Penghargaan atas Dukungan Penyaluran BP2BT

https://d2huqozv2aqnkj.cloudfront.net/wp-content/uploads//2022/12/011222-TAJA-KEMENPUPR-2-768x432.jpeg
DOK KEMENTERIAN PUPR

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyerahkan penghargaan kepada Gojek atas dukungan dalam penyaluran KPR BP2BT bagi mitra pengemudi Gojek.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyerahkan penghargaan Kementerian PUPR kepada Gojek atas dukungan dalam penyaluran KPR Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) bagi mitra pengemudi Gojek.

Basuki menyerahkan plakat penghargaan kepada perwakilan mitra pengemudi Gojek sebagai penerima program KPR BP2BT saat acara puncak Creative Infrastructure Financing Day (CreatIFF) di auditorium Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (1/12/2022). Penyerahan penghargaan secara simbolis juga dilakukan oleh Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Herry Trisaputra Zuna dan Direktur Consumer Bank BTN Hirwandi Gafar.

BP2BT diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang telah memiliki tabungan untuk membayar sebagian uang muka pembelian rumah atau untuk pembangunan rumah swadaya melalui pelaksanaan kredit maupun pembiayaan perbankan.

Chief Public Policy & Government Relations GoTo Shinto Nugroho, yang mewakili Gojek menerima penghargaan tersebut, mengatakan, penghargaan ini memotivasi perusahaan untuk terus berkomitmen mendorong peningkatan taraf hidup mitra pengemudi dan keluarga di luar pendapatan pokok.

“Wujud komitmen tersebut dilakukan secara konsisten melalui program Swadaya, yang salah satu bentuknya adalah program KPR bersubsidi untuk mitra,” kata Shinto. Ia juga berterima kasih atas dukungan pemerintah untuk memperluas dan mempermudah akses kepemilikan rumah yang sehat, layak huni, dan terjangkau bagi mitra pengemudi Gojek.

Program tersebut merupakan kerja sama antara Kementerian PUPR, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, dan Perum Perumnas.

Selain BP2BT, Kementerian PUPR mengembangkan skema pembiayaan pemilikan hunian secara kepemilikian bertahap (staircasing ownership). Skema yang dikembangkan Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur PU dan Perumahan Kementerian PUPR ini, menggunakan konsep share to equity, yaitu kepemilikan rumah dibagi menjadi dua antara calon pemilik rumah dan penjual rumah selama masa angsuran berlangsung.

Baik BP2BT maupun kepemilikan bertahap menjadi terobosan pemerintah untuk mengatasi kesenjangan antara ketersediaan dan kebutuhan (backlog) rumah di Indonesia yang saat ini angkanya telah mencapai 12,7 juta unit. Angka ini diprediksi terus tumbuh sebanyak 680.000 unit per tahun. [*]

Memuat data...
Artikel ini merupakan kerja sama harian Kompas dengan Kementerian PUPR.
Iklan