logo Kompas.id
TajaBernalar Berdaya Tebarkan...

Bernalar Berdaya Tebarkan Semangat Bernalar Sehat dan Kritis di SMAN 22 Jakarta Timur

Di tengah Ramadhan, MudaBerdaya kembali menggelar acara Bernalar Berdaya, sebuah roadshow edukatif yang berfokus pada pengembangan nalar dan logika bagi para siswa sekolah. Kali ini Bernalar Berdaya diadakan di SMAN 22 Jakarta Timur.

MudaBerdaya
Artikel ini merupakan kerja sama antara harian Kompas dan MudaBerdaya.
· 3 menit baca
https://cdn-assetd.kompas.id/NXRrKp4Ml6Bqcy9AHjx-tAwlhj4=/1024x768/https%3A%2F%2Ftaja.kompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2024%2F03%2FFoto-Bersama-Peserta-Bernalar-Berdaya-SMAN-22-Jakarta-6-720x540.jpg
DOK MUDABERDAYA

Foto bersama gelaran Bernalar Berdaya diadakan yang di SMAN 22 Jakarta Timur.

Di tengah Ramadhan, MudaBerdaya kembali menggelar acara Bernalar Berdaya, sebuah roadshow edukatif yang berfokus pada pengembangan nalar dan logika bagi para siswa sekolah. Kali ini Bernalar Berdaya diadakan di SMAN 22 Jakarta Timur.

Dihadiri oleh sekitar 100 peserta yang merupakan perwakilan murid dan guru, acara diawali dengan pembukaan dari Co-Founder MudaBerdaya Ryan Batchin. Pada awal, Ryan memperkenalkan visi MudaBerdaya dalam memberdayakan anak muda Indonesia melalui pemberdayaan berbasis komunitas. Ryan juga menjelaskan mengenai bagaimana organisasi sekolah dapat bergabung dengan Komunitas Sekolah Kampus Berdaya untuk dapat mengakses berbagai macam benefit untuk organisasi di sekolah.

Dilanjutkan oleh pembukaan dari Kepala Sekolah SMAN 22 Jakarta Yunita Zana yang menyampaikan pentingnya saat ini para murid dapat berperan aktif dan berdaya untuk bersiap berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045. Yunita juga menyampaikan rasa terima kasih kepada MudaBerdaya atas inspirasi dan pemikiran yang dibagikan, yang diharapkan dapat memotivasi siswa-siswi SMAN 22 untuk meraih kesuksesan.

Sesi Teras Literasi yang merupakan sesi utama dari acara Bernalar Berdaya dimulai oleh Livi Louisa, perwakilan siswi SMAN 22, mengangkat tema "Aku Berbeda dan Itu Gapapa," mengajak para siswa untuk selalu bangga terhadap keunikan diri tanpa merasa rendah diri, insecure, serta selalu membandingkan diri dengan orang lain.

https://cdn-assetd.kompas.id/iSQj82UeIoqUZBFxLGs9OMOutWs=/1024x683/https%3A%2F%2Ftaja.kompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2024%2F03%2FSesi-Literasi-Oleh-Livi-720x480.jpg
DOK MUDABERDAYA

Sesi literasi oleh Livi Louisa, perwakilan siswi SMAN 22, yang mengangkat tema "Aku Berbeda dan Itu Gapapa".

Daniel Limantara sebagai Founder Neo Historia melanjutkan sesi Teras Literasi dengan membahas mengenai pendekatan dalam belajar ilmu sejarah. Selama ini, selalu ada anggapan bahwa guru terbaik adalah pengalaman sendiri. Namun, menurut Daniel Limantara, guru yang paling baik adalah belajar dari pengalaman orang lain. Pada dasarnya, belajar sejarah itu adalah belajar dari pengalaman orang lain. Daniel juga mendorong siswa untuk belajar dari masa lalu guna menciptakan masa depan yang lebih cerah.

Sesi selanjutnya dibagikan oleh Luki Indra Malik, membahas mengenai peran gen Z dalam masa depan Indonesia. Pembahasan dibuka dengan mengemukakan beberapa stigma yang ditemukan di gen Z. Menurut Luki yang merupakan perwakilan dari media Opini.id, terkadang hal yang bersifat stigma di Gen Z tersebut memang harus dilalui sebagai bagian dari fase hidup. Namun, sebagai gen Z, jangan sampai terjebak dengan stigma tersebut dan harus dapat mengenali dan memaksimalkan potensi diri karena gen Z merupakan masa depan bangsa.

https://cdn-assetd.kompas.id/-pfyiq229JPg3UzALFTXEJLkyIQ=/1024x683/https%3A%2F%2Ftaja.kompas.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2024%2F03%2FSesi-Pengenalan-Muda-Berdaya-Oleh-Ryan-Indra-720x480.jpg
DOK MUDABERDAYA

Sesi pengenalan MudaBerdaya oleh Co-Founder MudaBerdaya Ryan Batchin.

Ahmad Khotib Syahroni dari Harian Kompas, menutup sesi Teras Literasi dengan pembahasan mengenai bagaimana menyelami strategi komunikasi di media. Roni membagikan wawasan tentang strategi komunikasi dan marketing di dunia media, berbagi pengalaman kepada siswa mengenai bagaimana pentingnya komunikasi efektif dan kreatif di dalam era digital.

Acara yang berlangsung sekitar 2 jam ini diakhiri dengan sesi berfoto bersama antara pihak sekolah, MudaBerdaya dan para pembicara. Diharapkan, adanya Bernalar Berdaya bisa menjadi sebuah gerakan yang menebarkan kebaikan serta semangat bernalar sehat dan kritis di kalangan anak sekolah.

Logo Kompas
Logo iosLogo android
Kantor Redaksi
Menara Kompas Lantai 5, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 5347 710
+6221 5347 720
+6221 5347 730
+6221 530 2200
Kantor Iklan
Menara Kompas Lantai 2, Jalan Palmerah Selatan 21, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia, 10270.
+6221 8062 6699
Layanan Pelanggan
Kompas Kring
+6221 2567 6000